... " Islam adalah agama yang mendasari
ajarannya dengan realitas, bukan agama yang didasarkan pada khayalan
dan ilusi. Ia tidak menafikan adanya perasaan saling mencintai antar
manusia, sebab itu adalah fitrah manusia. Secara naluri kita mencintai
istri, keluarga, harta dan tempat tinggal.
Akan tetapi tidak sepatutnya
sesuatu yang bersifat duniawi ini lebih ia cenderungi dan cintai
dibanding ALLAH dan Rasul-Nya. Jika ia lebih mencintainya, berarti
tidak sempurna imannya. Ia harus berusaha menyempurnakannya. "
***
Super sekali teman-teman!
Sangat super! Sepotong paragraf yang menurut ana pribadi simple, tapi cukup mengena!
Nah disini yang jadi pertanyaannya adalah bagaimana kita mengetahui bahwa Allah dan Rasul-Nya lebih kita cintai daripada segala sesuatu di dunia ini?
berikut ana ambil dari website berikut :
Kecintaan pada Allah ialah terbukti
dari ketaatannya menjalankan perintah & menjauhi larangan tanpa
paksaan, ia terbukti pula dari pengorbanannya pada Islam, baik berupa
tenaga, fikiran, waktu, harta, jiwa, raga dan bahkan nyawa.
Bangun pagi yang dipikirkan ialah umat & Islam
Akan tidur yang dipikirkan ialah bagaimana Islam dapat bangkit
Saat ada waktu luang yang dipikirkan ialah permasalahan umat
Ingin sekali semua orang beriman & berislam secara kaffah
Ingin sekali semua orang selamat dari neraka
Sedih melihat kanan kirinya diadzab gempa karena bermaksiat
Sendu melihat saudaranya Islam keturunan belum shaleh / shaliha
Pilu menyaksikan saudara lain murtad menjadi kafir
Saat akan tidur pun dia niatkan sebagai istirahat untuk menghimpun kembali tenaga dalam berjuang dijalan-NYA

Keine Kommentare:
Kommentar veröffentlichen